KAJIAN LITERATUR PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH SAMPAH PLASTIK

                       𝙆𝘼𝙅𝙄𝘼𝙉 𝙇𝙄𝙏𝙀𝙍𝘼𝙏𝙐𝙍

Dalam kajian literatur ini memuat tentang konsep dan temuan penelitian tentang Faktor Pencemaran Lingkungan Oleh Sampah Plastik, Dampak Pencemaran Lingkungan Oleh Sampah Plastik, dan Model Inovatif Untuk Menanggulangi Pencemaran Sampah Plastik. Pada kajian literatur faktor pencemaran lingkungan oleh sampah plastik penulis menggunakan hasil penelitian terdahulu dari Marpaung (2022), kemudian hasil penelitian dari Setyowati, R., & Mulasari, S. A. (2013) dan yang terakhir hasil penelitian dari Hakim, M. Z. (2019). Selanjutnya, pada kajian literatur dampak pencemaran lingkungan oleh sampah plastik penulis menggunakan hasil penelitian terdahulu dari Kristiningsih, A. (2020), dan juga hasil penelitian dari Gunadi (2021, February), lalu yang terakhir hasil penelitian dari Muthmainah (2023). Yang terakhir yaitu kajian literatur model inovatif untuk menanggulangi pencemaran sampah plastik menggunakan hasil penelitian terdahulu dari Putri, Indarti, dan Widayat (2023), lalu Sadhana, M. (2023) dan yang terakhir hasil penelitian dari Halimatusa’diyah, Fadhila, dan Amirah (2024). 

•> 𝔽𝕒𝕜𝕥𝕠𝕣 ℙ𝕖𝕟𝕪𝕖𝕓𝕒𝕓 ℙ𝕖𝕟𝕔𝕖𝕞𝕒𝕣𝕒𝕟 𝕃𝕚𝕟𝕘𝕜𝕦𝕟𝕘𝕒𝕟 𝕆𝕝𝕖𝕙 𝕊𝕒𝕞𝕡𝕒𝕙 ℙ𝕝𝕒𝕤𝕥𝕚𝕜

1. Menurut Marpaung, Iriyanti, dan Prayoga (2022), penyebab pencemaran lingkungan adalah perilaku membuang sampah sembarangan masih sangat tinggi di masyarakat, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni faktor sarana dan prasarana yang tidak tersedia. Sehingga berpotensi mengakibatkan kerusakan lingkungan dan berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat. 

2. Menurut Setyowati dan Mulasari (2013), pencemaran akibat plastik semakin mengkhawatirkan jika tidak ada upaya untuk mengatasinya. Kurangnya pengetahuan dan perilaku masyarakat yang buruk dalam pengelolaan sampah plastik dapat menimbulkan permasalahan lingkungan dan kesehatan. Pengelolaan sampah plastik dapat dimulai dari setiap rumah tangga yang menghasilkan sampah plastik.

3. Menurut Hakim, M. Z. (2019), hal ini tidak lepas dari perilaku warga masyarakat yang masih membuang sampahnya ke sungai yang kemudian mengalir ke laut. Hal ini juga ditemukan bahwa tidak adanya peraturan daerah membuat pemerintah daerah tidak bisa melakukan tindakan yang tepat untuk mengatasi sampah plastik. Dilain pihak warga masyarakat tidak mengetahui bahaya sampah plastik bagi makhluk hidup di laut serta tidak tersedia sarana angkutan sampah atau pengelolaan sampah plastik yang memadai.

•> 𝔻𝕒𝕞𝕡𝕒𝕜 ℙ𝕖𝕟𝕔𝕖𝕞𝕒𝕣𝕒𝕟 𝕃𝕚𝕟𝕘𝕜𝕦𝕟𝕘𝕒𝕟 𝕆𝕝𝕖𝕙 𝕊𝕒𝕞𝕡𝕒𝕙 ℙ𝕝𝕒𝕤𝕥𝕚𝕜

1. Menurut Kristiningsih, A. (2020), sampah plastik masuk ke laut baik secara sengaja maupun tidak disengaja dan akan terdegradasi menjadi mikroplastik. Dampak mikroplastik pada zooplankton mengganggu fekunditas, kapasitas makan, mengganggu sistem pencernaan, kandungan fesesnya serta memberikan efek akut dan kronis. Dampak bagi ekosistem laut memungkinkan terjadinya transfer mikroplastik melalui rantai makanan (trophic transfer) karena zooplankton memiliki peran penting dalam ekologi.

2. Menurut Gunadi, Parlindungan, Santi, Aswir, dan Aburahman (2021, February), penggunaan berbagai jenis plastik secara berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Bagi kesehatan, penggunaan berbagai produk plastik dapat menimbulkan penyakit berbahaya seperti kanker, gangguan kehamilan, dan kerusakan jaringan tubuh lainnya. Bagi lingkungan, sampah dari plastik sangat sulit diolah dan terurai oleh tanah. Pada akhirnya dapat merusak tanah, mencemari tanah dan sumber air tanah.

3. Menurut Muthmainah, N., Chaniago, R. W., Purba, S. K., & Hasibuan, A. (2023), akibat yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga adalah sampah organik yang
didegradasi oleh mikrorganisme sehingga menyebabkan bau yang tidak sedap karena
sampah diurai menjadi bagian yang lebih kecil lagi. Dari segi kesehatan, dampak yang ditimbulkan dapat berupa timbulnya penyakit bagi manusia, diantaranya ialah penyakit diare yang berasal dari virus.

•> 𝕄𝕠𝕕𝕖𝕝 𝕀𝕟𝕠𝕧𝕒𝕥𝕚𝕗 𝔻𝕒𝕝𝕒𝕞 𝕄𝕖𝕟𝕘𝕒𝕥𝕒𝕤𝕚 ℙ𝕖𝕟𝕔𝕖𝕞𝕒𝕣𝕒𝕟 𝕃𝕚𝕟𝕘𝕜𝕦𝕟𝕘𝕒𝕟 𝕆𝕝𝕖𝕙 𝕊𝕒𝕞𝕡𝕒𝕙 ℙ𝕒𝕝𝕤𝕥𝕚𝕜 

1. Menurut Halimatusa’diyah, Fadhila, dan Amirah (2024), pemanfaatan sampah plastik untuk pembuatan vas bunga merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah sampah plastik di lingkungan karena sampah plastik tidak dapat terurai. Dengan memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan dasar pembuatan vas bunga, sampah plastik dapat digunakan kembali dan mencegah penumpukan sampah plastik di lingkungan.

2. Menurut Sadhana, M. (2023), edible film yang terbuat dari porang telah mendapat perhatian sebagai solusi berkelanjutan dan inovatif untuk mengurangi sampah plastik dan meningkatkan pengawetan makanan. Porang, tanaman umbi-umbian yang kaya akan glukomanan, diolah menjadi bahan berbentuk gel yang dapat dibentuk menjadi berbagai bahan kemasan. 

3. Menurut Putri, Indarti, dan Widayat, (2023), inovasi baru sedotan yang dapat dimakan dengan yang terbuat dari bahan alami sehingga menjadi alternatif pencegahan penumpukan limbah plastik di lingkungan. Adanya pemanfataan terhadap hasil pertanian terutama pati atau tepung sebagai bahan baku utama pembuatan edible straw dengan penambahan bahan penunjang binding agent sebagai bahan pengisi dan pembentuk gel serta penambahan plastisizer sebagai bahan pembentuk elastisitas edible straw.

Berdasarkan kajian literatur tersebut dapat disimpulkan bahwa, pertama faktor penyebab pencemaran lingkungan akibat sampah plastik dapat disebabkan oleh ulah manusia yang kurang kesadaran sehingga masih membuang sampah sembarangan bahkan ke sungai. Kedua, dampak negatif pencemaran lingkungan oleh sampah plastik bagi manusia yaitu penyakit berbahaya seperti kanker, gangguan kehamilan, diare, dan kerusakan jaringan tubuh lainnya. Ketiga, model inovatif untuk mengatasi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik yaitu pengolahan limbah plastik menjadi bentuk lain yang dapat bermanfaat dan berguna bagi manusia sehingga dapat mengurangi penggunaan plastik.

𝘿𝘼𝙁𝙏𝘼𝙍 𝙋𝙐𝙎𝙏𝘼𝙆𝘼 

Marpaung, D. N., Iriyanti, Y. N., & Prayoga, D. (2022). Analisis Faktor Penyebab Perilaku Buang Sampah Sembarangan Pada Masyarakat Desa Kluncing, Banyuwangi. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 47-57. Dalam https://jurnal.fkm.untad.ac.id/index.php/preventif/article/view/240. (Diakses pada 6 Maret 2024 pukul 17.05) 

Setyowati, R., & Mulasari, S. A. (2013). Pengetahuan dan perilaku ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah plastik. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 7(12), 562-566. Dalam https://journal.fkm.ui.ac.id/index.php/kesmas/article/view/331. (Diakses pada 2 Maret 2024 pukul 09.01) 

Hakim, M. Z. (2019). Pengelolaan dan pengendalian sampah plastik berwawasan lingkungan. Amanna Gappa, 111-121. Dalam http://journal.unhas.ac.id/index.php/agjl/article/view/9673. (Diakses pada 2 Maret pukul 09.30) 

Kristiningsih, A. (2020). Dampak Pencemaran Mikroplastik di Ekosistem Laut terhadap Zooplankton. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 2(1), 29-36. Dalam https://ejournal.pnc.ac.id/index.php/jppl/article/view/147. (Diakses pada 6 Maret 2024 pukul 16.05) 

Gunadi, R. A. A., Parlindungan, D. P., Santi, A. U. P., Aswir, A., & Aburahman, A. (2021, February). Bahaya Plastik bagi Kesehatan dan Lingkungan. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ (Vol. 1, No. 1). Dalam https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/view/7998. (Diakses pada 6 Maret 2024 pukul 16.30) 

Muthmainah, N., Chaniago, R. W., Purba, S. K., & Hasibuan, A. (2023). LITERATURE REVIEW: ANALISIS DAMPAK LIMBAH RUMAH TANGGA TERHADAP LINGKUNGAN DI DESA STUNGKIT KECAMATAN WAMPU. Cross-border, 6(2), 1160-1166. Dalam https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Cross-Border/article/view/2144. (Diakses pada 6 Maret pukul 16.50) 

Halimatusa’diyah, E., Fadhila, P., & Amirah, N. (2024). Memanfaatkan Limbah Sedotan Plastik Menjadi Vas Bunga Hias. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 565-569.
Dalam https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/elmujtama/article/view/958. (Diakses pada 6 Maret 2024 pukul 18.30)

Sadhana, M. (2023). EDIBLE FILM BERBASIS TEPUNG PORANG: TINJAUAN SISTEMATIS. In Prosiding Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (SENTRINOV) (Vol. 9, No. 1, pp. 904-917). Dalam https://proceeding.isas.or.id/index.php/sentrinov/article/view/1367. (Diakses pada 6 Maret 2024 pukul 19.30) 

Putri, A. K., Indarti, E., & Widayat, H. P. (2023). Pengaruh Penambahan Binding Agent dan Plastisizer Berbasis Bahan Alami terhadap Karakteristik Edible Straw. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 8(4), 427-433. Dalam https://jim.usk.ac.id/JFP/article/view/26811. (Diakses pada 6 Maret 2024 pukul 21.00) 







Postingan populer dari blog ini

Biodata Diri Nabila Putri Maulina